PADANG, SUMBAR | SPBU 14.251583 yang berlokasi di Jalan Khatib Sulaiman No.7, Ulak Karang Selatan, Kota Padang, terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga pelayanan penyaluran BBM subsidi secara tertib, disiplin, dan sesuai ketentuan yang berlaku. Dalam aktivitas pelayanan sehari-hari, manajemen SPBU menempatkan kepatuhan terhadap aturan serta kenyamanan pelanggan sebagai prioritas utama.
Manager SPBU Khatib Sulaiman, Asrul, menegaskan bahwa seluruh operator bekerja berdasarkan standar operasional prosedur yang telah ditetapkan perusahaan. Tidak ada toleransi terhadap pelanggaran prosedur, namun manajemen juga menjunjung tinggi asas keadilan dan kehati-hatian dalam mengambil setiap keputusan.
“Kami dari kantor tidak pernah memberikan toleransi terhadap pelanggaran prosedur. Jika ada kesalahan yang terbukti, tentu ada sanksi. Namun kami juga menjunjung tinggi asas keadilan, tidak boleh ada tindakan tanpa dasar yang jelas,” ujar Asrul.
Sebagai bagian dari pengawasan internal, pihak SPBU melakukan pengecekan rutin terhadap aktivitas pelayanan. Pengawasan tersebut mencakup pemantauan rekaman CCTV di area pengisian, pengamatan durasi pelayanan kendaraan, serta memastikan alur pengisian berjalan sesuai standar yang berlaku.
Hasil pemantauan internal menunjukkan bahwa proses pelayanan BBM berlangsung normal. Durasi pengisian dinilai wajar, tidak ditemukan pola pelayanan yang menyimpang, serta aktivitas operator berjalan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan manajemen.
Selain pengawasan langsung, manajemen SPBU juga menerapkan pengawasan berbasis sistem. Sebagai bagian dari pengawasan internal, pihak SPBU senantiasa berkoordinasi dengan Telkom untuk melakukan pencocokan dan pengecekan sistem apabila terdapat perbedaan data atau laporan dari pelanggan. Langkah ini dilakukan secara berkala sebagai bentuk kehati-hatian dan tanggung jawab dalam menjaga ketertiban administrasi.
Dari sisi fasilitas, SPBU Khatib Sulaiman dikenal memiliki lingkungan pelayanan yang tertib dan terawat. Pengaturan jalur antrean kendaraan dilakukan dengan baik, petugas pengawas aktif berada di lapangan, serta rambu-rambu pelayanan terpasang jelas sehingga memudahkan pelanggan.
Manajemen SPBU juga dikenal responsif dalam menanggapi keluhan pelanggan. Setiap masukan yang diterima ditindaklanjuti secara cepat oleh manager maupun owner SPBU. Pola komunikasi yang terbuka ini membuat pelanggan merasa diperhatikan dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan SPBU tersebut.
Ketua Hiswana Migas, Ridwan Hosen, turut menegaskan bahwa para pemilik SPBU bersama pengawas dan operator terus diingatkan untuk menjalankan pelayanan penyaluran BBM subsidi secara disiplin dan sesuai ketentuan. Menurutnya, konsistensi dan sinergi semua pihak menjadi kunci dalam menjaga ketertiban pelayanan di lapangan.
“Tugas ini bukan hal yang mudah, namun harus dijalankan dengan komitmen dan kerja sama yang kuat,” ujar Ridwan.
Dengan penerapan pengawasan internal yang berkelanjutan, koordinasi sistem yang rutin, fasilitas yang tertib, serta respons cepat terhadap keluhan pelanggan, SPBU 14.251583 Khatib Sulaiman menunjukkan upaya nyata dalam menjaga kualitas pelayanan dan kepercayaan publik.
Pada akhirnya, SPBU 14.251583 Khatib Sulaiman bukan sekadar tempat pengisian bahan bakar, melainkan ruang pelayanan publik yang setiap harinya bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Di balik antrean kendaraan dan aktivitas rutin operator, ada komitmen manajemen untuk bekerja tertib, adil, dan bertanggung jawab. Ketika pengawasan dijalankan dengan konsisten dan komunikasi dengan pelanggan tetap dijaga, kepercayaan publik tumbuh bukan karena klaim, melainkan dari pelayanan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Catatan Redaksi:
Keterangan dari Manager SPBU Khatib Sulaiman dan Ketua Hiswana Migas dalam naskah ini disampaikan melalui pesan WhatsApp kepada awak media ini. Redaksi mengedepankan prinsip keberimbangan dan akurasi informasi.
TIM
